PENGUKURAN TOPOGRAFI
PENGERTIAN
Pekerjaan pengukuran topografi adalah suatu pekerjaan pengukuran untuk mendapatkan data-data berupa besaran koordinat yang digambarkan dalam peta situasi. Pengukuran topografi dilaksanakan dengan menggunakan alat ukur seperti theodolite ataupun Total Station yang meliputi pengukuran polygon utama dan polygon sekunder.
RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Pada garis besarnya lingkup pekerjaan Survey Topografi adalah sebagai berikut :
- Pekerjaan Persiapan
Dalam tahap pekerjaan persiapan, dilakukan persiapan peralatan yang digunakan, persiapan lahan dan pengumpulan data titik-titik kerangka dasar horisontal dan vertikal yang ada dan peta dasar, seperti peta situasi lama. Dengan peta dasar dan titik-titik kerangka dasar tersebut, direncanakanlah sistem pengukuran topografi. Peralatan pengukuran yang digunakan adalah alat ukur theodolite.
- Pengumpulan Data
Secara garis besar tahap pekerjaan pengumpulan data pada proyek ini antara lain meliputi :
Pengukuran Polygon
Pengukuran polygon bertujuan untuk menggambarkan titik kerangka dasar horisontal pemetaan. Pengukuran polygon terdiri dari polygon utama dan polygon sekunder. Data hasil pengukuran dan perhitungan polygon dapat dilihat pada halaman lampiran dari laporan ini.
a. Pengukuran Utama
a.1. Pengukuran Sudut
- Pengukuran sudut dilakukan double seri dengan ketelitian 5 “ (second). Alat theodolite yang digunakan adalah Theodolit SOKKIA TM.20E.
- Salah penutup sudut maksimum 30” , dimana n = jumlah titik polygonnya.
a.2. Pengukuran Jarak
- Sisi polygon diukur dengan alat Theodolit SOKKIA TM.20E.
- Ketelitian pengukuran jarak kurang lebih + 1/10.000.
b. Polygon Sekunder
b.1. Pengukuran Sudut
- Pengukuran sudut dilakukan satu seri dengan ketelitian sudut 2’ (detik).
- Alat theodolite yang digunakan adalah Theodolit SOKKIA TM.20E.
- Salah penutup maksimum 30’, dimana n = jumlah titik polygon.
b.2. Pengukuran Jarak
- Sisi-sisi polygon diukur pulang pergi dengan pita fiber
- Kesalahan pengukuran jarak 1/10.000.
b.3. Pemasangan Patok Kayu
Patok kayu dipasang sesuai rencana pengukuran polygon sekunder. Patok kayu dipasang setiap jarak 25 m sampai dengan 50 m. Ukuran patok kayu dolken kurang lebih diameter 3 inchi, ditengah-tengahnya diberi paku payung, dicat merah dan diberi nomor/kode pengenal. Patok kayu ditanam 30 cm, sehinggga bagian patok kayu yang berada di atas permukaan tanah 10 cm. Patok kayu ditanam ditempat yang aman dan mudah dicari.